SERAHKAN DOKUMEN USULAN PENGESAHAN PENGANGKATAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI       Keterangan Foto : Anggota KPU Ketapang Ahmad Shiddiq menyerahkan dokumen usulan pengesahan pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang Tahun 2020 kepada DPRD Kabupaten Ketapang Yang diterima Kabag Persidangan dan Risalah, Marwiyah, SE

SERAHKAN DOKUMEN USULAN PENGESAHAN PENGANGKATAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI


Sehari pasca dilakukan rapat pleno terbuka penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih, KPU Kabupaten Ketapang menyerahkan hasil rapat pleno tersebut bersama dokumen pendukung lainnya kepada DPRD Kabupaten Ketapang untuk kemudian diusulkan kepada pejabat berwenang untuk pengesahan pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang. Penyerahan dokumen dilakukan oleh anggota KPU Kabupaten Ketapang Ahmad Shiddiq yang diterima oleh Kabag Persidangan dan Risalah Sekretariat DPRD Ketapang Marwiyah, SE pada tanggal 22 Januari 2020 di Sekretariat DPRD Kabupaten Ketapang.

Anggota KPU Ketapang Ahmad Shiddiq pada Jum’at / 22 Januari 2020 usai penyerahan dokumen tersebut mengatakan “ penyerahan dokumen dilakukan untuk memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 62 ayat (3) dan ayat (4) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2018 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Dan Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota Dan Wakil Walikota yang telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2020 dan menindaklanjuti surat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ketapang Nomor : 172/20/DPRD/2021 tanggal 12 Januari 2021 “.

Ahmad Shidiq menerangkan “dokumen yang diserahkan berupa berita acara rapat pleno terbuka dan keputusan KPU Kabupaten Ketapang yang menetapkan pasangan Martin Rantan, SH., M.Sos dan H. Farhan, SE., M.Si sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang tahun 2020 yang memperoleh suara sah sebanyak 100.403 suara atau 41,21 % dari total suara sah. Rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih baru bisa digelar pada 21 Januari 2021 setelah keluarnya surat Mahkamah Konstitusi Nomor : 165/PAN.MK/01/2021 tanggal 20 Januari 2021, hal Keterangan Perkara PHP-Gub/Kab/Kot Tahun 2021 yang Diregistrasi di Mahkamah Konstitusi dan surat KPU RI Nomor 60/PL.02.7-SD/03/KPU/I/2021 tanggal 20 Januari 2021, Perihal Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pemilihan Serentak Tahun 2020”.

”Merupakan kewenangan DPRD dalam pengusulan pengesahan pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati dan mudah-mudahan prosesnya lancar”, harap Ahmad Shiddiq